Setelah Inflasi yang “Membakar” dan “Hantu” Stagflasi, Bagaimana Nasib Bank?

2 September 2022 News

LORONG yang gelap. Itulah prediksi International Monetary Fund (IMF) terhadap ekonomi global. Sulit diprediksi. Hantu stagflasi ada di mana-mana. Kondisi ekonomi global tahun depan tidak lebih baik dibandingkan dengan 2022 ini. Lampu kuning sedang menyala di banyak negara.

Bersyukur, Indonesia disayang Tuhan dengan “durian runtuh”. Rezeki nomplok dari kenaikan harga komoditas setidaknya dapat untuk menambal “bolong-bolong” subsidi dan kompensasi energi serta bahan bakar minyak (BBM). Namun, harus tetap “eling lan waspodo”.

Bank Indonesia (BI) sudah mengambil sikap ahead the curve, dengan menaikan suku bunga acuan (BI 7-Day Reverse Repo Rate) dari 3,5% menjadi 3,75%. Kenaikan ini sebagai langkah antisipasi terhadap inflasi yang bakal naik. Itu karena rencana pemerintah yang akan menaikan harga BBM. Inflasi Juli 2022 sudah mencapai 4,94% (year on year/yoy).

Untuk selengkapnya dapat dilihat di link ini.