Begini Cara Bank Neo Commerce Tingkatkan Pengalaman Digital Banking

Digital Banking
20 September 2021 News

Bank Neo Commerce juga memanfaatkan Qualtrics XM Directory untuk terus meningkatkan kualitas dan mempersonalisasi pengalaman nasabahnya. Qualtrics XM Directory merupakan satu database untuk seluruh data pengalaman nasabah dan karyawan.

Untuk selengkapnya dapat dilihat di <a href=”https://www.babe.news/a/7005486584569004546?app_id=1124&gid=7005486584569004546&impr_id=7005546977912097026&language=id&region=id&user_id=6754649400448975874″>link</a> ini.

Komentar:

Bank tentunya harus melakukan segala cara dan strategi agar dapat memenangkan persaingan. Tetapi apapun yang dilakukan, tentunya bukan sekedar agar pelanggan merasakan pengalaman dalam melakukan proses banking digital, tapi sesudah itu, pada akhirnya harus memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan para stakeholders.

Sebagai contoh, apabila untuk mengimplementasikan proses digital banking, bank harus melakukan investasi platform, melakukan riset dsb, promosi, customer experience dengan total belanja modal Rp 100 satuan. Setelah berjalan, maka imbal hasil dari sistem baru tersebut harus dapat menghasilkan dana murah, yang diputar dalam bisnis kredit atau membeli surat berharga dan menghasilkan spread margin yang cukup, serta menghasilkan ‘fee based’ non-bunga, yang secara keseluruhan dalam jangka waktu tertentu menghasilkan nilai tunai pendapatan, yang kalau dibagi dengan total investasi awal, memberikan imbal hasil yang memuaskan pemilik modal.

Bank digital pada awal operasional nya cenderung menderita kerugian dulu, baru setelah masyarakat ‘mengenal’ cara kerja bank digital dan dapat merasakan manfaat nya, sehingga mereka mau secara suka rela mengubah proses berhubungan dengan bank, baik di bidang pendanaan maupun di bidang perkreditan. Pada titik inilah, bank digital akan mulai menikmati hasilnya, yang wajib sesuai dengan modal yang digunakan.