Jangan Ajari Bankir Menyalurkan Kredit, Dan Jangan Paksa Debitur Masuk “Jebakan Utang”

20 April 2021 News

JANGAN ajari bankir menyalurkan kredit. Bankir yang hebat tahu kapan menyalurkan kredit, dan kapan harus menahan kredit. Hanya bankir “karbitan” yang tidak menyalurkan kredit padahal ekonomi lagi bagus. Dan, hanya bankir “modal nekat” jika situasi ekonomi “paceklik” masih tetap menyalurkan kredit.

Kredit adalah aktifitas utama sebuah bank, dan rugi sendiri jika bankir tidak menyalurkan kredit karena pendapatan tertinggi bank adalah penghasilan bunga kredit. Nah, jika bankir sampai Februari 2021 lalu masih tumbuh negative tentu ada hal yang sangat fundamental terjadi di lingkungan bank sendiri.

Meski suku bunga sudah turun. Ada guyuran dana stimulus yang jumlahnya ratusan triliun, kredit tidak tumbuh dengan perkiraan. Ada gula ada semut. Itulah perilaku bank, karena bank penuh dengan risiko dan kebutuhan modal bank yang terus bertambah.

Untuk selengkapnya dapat dilihat di link ini.