Trend Bankir Cap “Celengan Semar” Di Balik “Bumi Hangus” Kredit Bermasalah

2 February 2021 News

OMAR Abdalla, bankir senior, era 80-an, pernah mengatakan, bank not only follow the business, but bank should able to creat the business. Bank tidak hanya mengikuti bisnis semata, tapi juga bisa menciptakan bisnis. Tidak seperti sekarang, banyak bankir yang hanya bisa bilang, hati-hati saja. Atau, bankir cap “Celengan Semar”. Lantainya lagi licin, tidak bisa untuk menari. ”Ada pandemi COVID-19, Chief,” demikian katanya kepada Infobank.

Bankir cap “Celengan Semar” ini sikapnya super hati-hati. Sikap hati-hati tidaklah salah. Namun ciri utama bankir cap “Celengan Semar” ini — pekerjaannya asik membuat cadangan yang terlewat besar. Alasannya, waktu pemberian kredit masa sebelumnya tidak prudent, dan risiko ke depan terlalu besar. Pendek kata, itu sebagai pembatas manajemen lama dan manajemen baru.

Untuk selengkapnya dapat dilihat di link ini.