Strategi Menghadapi Kredit Bermasalah di Masa Pandemi Covid-19

11 January 2021 Credit Risk

Dampak Covid-19 cukup mengganggu industri perbankan. Selain pertumbuhan kredit jadi melambat dari September 0.12% menjadi minus 0.47% pada bulan Oktober 2020, juga meningkatkan risiko paling tidak dari tiga jenis risiko, yaitu: risiko kredit, risiko pasar dan risiko likuiditas. Risiko kredit akibat debitur tidak membayar kewajiban nya, NPL Gross meningkat dari 3.14% per September 2020, menjadi 3.15% per Oktober 2020. Risiko pasar karena surat berharga milik bank turun nilai pasar nya, risiko likuiditas dapat terkait dengan debitur yang tidak membayar kewajiban, sehingga arus kas masuk ke Bank menurun.

Untuk selengkapnya dapat dilihat di link ini.