Lalai Awasi Jiwasraya, Anggota DPR Sebut OJK Tak Punya Kredibilitas

22 January 2020 News

Anggota Komisi XI DPR RI dari fraksi PKS menilai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tak punya kredibilitas karena pengawasannya lalai terhadap kasus keuangan yang dialami PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Atas kasus tersebut, Hidayatullah mengatakan kepercayaannya hilang terhadap OJK sebagai pengawas industri jasa keuangan.

Untuk selengkapnya dapat dilihat di link ini.

Komentar
Masalah Jiwasraya adalah kegagalan investasi dana yang tadinya dimaksudkan agar mampu mengembalikan kewajiban. Namun karena hasil investasi jelek, maka bukannya imbal hasil, tapi portfolio investasi menghasilkan kerugian besar.

Proses investasi dana asuransi tentunya dikendalikan oleh kebijakan dan SOP investasi, yang berpedoman pada peraturan regulasi (ini pada perbankan) berupa POJK dan SEOJK. Kebijakan dan SOP tersebut tentunya harus mengikuti praktek terbaik, patuh pada regulasi yang berlaku, dan disetujui Dewan Komisaris (dan regulator tentu nya). Kebijakan dan SOP tersebut wajib disosialisasikan pada pihak yang terlibat pada kegiatan operasional investasi, dan dipastikan kepatuhan nya oleh Direktorat kepatuhan, dan secara berkala dilakukan audit oleh audit internal (atau inspektorat). Apabila proses GCG ini tidak jalan, maka regulator akan menemukan biasanya pada saat melakukan pemeriksaan berkala.
Nah untuk mengetahui siapa yang sebenarnya lalai dalam membentuk proses seperti ini, tinggal ditelusuri saja proses nya, dimana terdapat kelemahan sehingga dapat terjadi kerugian yang tidak wajar pada portfolio investasi Jiwasraya.

Pardi Sudradjat.